Articles


Articles

Sebuah Laporan Sederhana untuk Dora

Dora di mana pun berada...

Baiklah, sedikit kuceritakan kepadamu: namaku Triyanto Triwikromo, pria yang tentu tidak pernah kaukenal dalam kehidupanmu. Aku hanyalah lelaki Jawa yang sedang menulis novel bertajuk Metamorkafka, kisah tentang Kafka yang setelah bangun tidur merasa telah menjadi sapi. Sapi itu juga merasa mendapatkan teman, seekor kecoa bernama Gregor Samsa yang berada di telinganya.

“Satu orang tak bisa menjelaskan Kafka,” kau pernah berkata.

Details


PAGI BERSAMA NORWICH LOWER SCHOOL

Norwich memang membawa kesan mendalam bagi saya. Satu hal yang membuat saya terharu saat berada di ‘Kota Literasi’ ini adalah kunjungan saya ke Norwich Lower School di hari ke-5 masa residensi saya. Sebenarnya tidak mudah untuk berkunjung ke sekolah-sekolah di Inggris tanpa persetujuan sejak awal semester. Namun, berkat bantuan British Council dan Sophie Scott-Brown dari Writer’s Centre Norwich, saya pun berhasil mendapatkan ijin untuk berinteraksi dengan murid-murid di sana.

 

Details


BAHAGIA DI ATAS KUBURAN

BAHAGIA DI ATAS KUBURAN

 

Sudah lama saya terpesona pada batu-batu—termasuk batu akik. Sebagaimana fosil, batu adalah masa silam sekaligus masa depan manusia. Ketika orang-orang Mesir Kuna memanfaatkan papirus, cikal bakal kertas modern, untuk menulis, orang-orang di bagian lain dunia ini—tak terkecuali di Nusantara—menuliskan sesuatu di atas permukaan batu, pun pada tulang, lempeng logam, kulit kambing, kayu dan daun lontar.

Details


Berbasikal di Negara Syariah dan Bayangan Surga

Saya sangat menikmati saat-saat bersepeda menyusuri jalan-jalan di kota Leiden. Di atas sadel sepeda yang saya pinjam dari induk semang saya itu, saya selalu terpukau pada panorama yang saya lihat. Jalanan yang bersih, trotoar yang lebar, kali yang bening dengan bebek-bebek berenang di atasnya.

Details


Calluna untuk Sang Binatang Sensual

RELASI tak terpatahkan itu bernama Praha dan Kafka. Paling tidak itulah yang tampak pada buku bersampul hitan kelam, Franz Kafka und Prag. Akan tetapi bagian Praha yang mana yang paling berhubungan dengan pengarang yang sangat populer dengan ungkapan Kafkaesque, Metamorphosis, Josef K., Gregor Samsa, dan Der Prozess ini?

Details


Sepotong Indonesia di Perbukuan Prancis

PAMERAN buku ke-31 di Creil bukanlah perhelatan besar jika dibandingkan dengan Salon du Livre de Paris. Akan tetapi menjadi penting karena nasib perbukuan Indonesia di Prancis bisa diintip lewat peristiwa yang berlangsung di kota kecil yang dingin dan sunyi itu.

Details


SURGA DI KOLONA, 30.9

Ia tidak menyukai kerumitan. Seperti kebanyakan penghuni sorga. Tapi ia juga tidak terlalu ambil peduli pada sorga yang dipercaya ada oleh para penganut monoteisme Ibrahimik. Ia telah memilih sorga sendiri sebagai “situasi batin”, bukan yang datang “dari atas bumi” atau “setelah mati”. Sorga yang Nietzschean, kata para penggandrung filsafat. Baginya sorga adalah keadaan jiwa yang bahagia, apalagi jika itu bisa dinikmati di hari tua dengan cara sederhana. Ia telah memilih sorganya sendiri di sebuah kolona di kawasan Sídliště Bohnice, Praha 8.

Details


DISPENSER CERITA

Beberapa waktu lalu saya membongkar-bongkar tas kecil yang hampir 2 bulan teronggok di bawah meja. Saya mencari Bording Passkepulangan untuk lampiran laporan. Tas itu sudah seperti gudang. Ada Navigo Pass, berbagai macam tiket, brosur museum, peta, kartu pos, pembatas buku, bon pembelian keju, kartu nama, tisu restoran. Dan berlembar-lembar kertas cerita. Lembaran kertas yang membuat saya menghentikan sementara pencarian.

Saya ingat hari itu.

Details


Perjalanan Menuju Roma

Entah siapa yang berceletuk tentang guna merutinkan diri berolahraga selama 41 hari dan hasil dari rutinitas itu adalah sebuah kebiasaan yang tidak pernah terputus, tapi saya dan ibu semang kemudian meyakininya dan melakoninya—bahkan melakoninya setiap pagi: berlari selama satu jam mengelilingi danau sebelum melanjutkan rutinitas lain-lain.

Details


Upaya Indonesia Menembus Pentas Dunia

Buku adalah khazanah pengetahuan dan jendela dunia. Sebuah buku yang baik bahkan bisa mengubah hidup manusia, merevolusi cara berpikir dan sikap mentalnya. Maka, tak berlebihan bila dikatakan bahwa buku dan hak baca untuk semua adalah fundamen penting dalam semboyan revolusi mental yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak 2014.

Setelah 72 tahun kita merdeka, bagaimanakah situasi perbukuan nasional kita?

Details


Pages