Articles


Articles

Kopi-Kopi: Ada Bandrek dan Bajigur di Manhattan

Campuran antara rasa bangga, penasaran, dan balas dendam yang membuat saya bergegas mandi untuk segera mengunjungi Kopi-Kopi, sebuah café dan restoran khas Indonesia di Manhattan, New York. Saya bangga karena tidak banyak restoran Indonesia di Manhattan. Kalau di kota lain seperti Brooklyn, Los Angeles, Philadelphia, atau kota lainnya, ada banyak. Saya penasaran karena disebutkan lokasinya berada di Greenwich Village, sebuah kawasan elite di Manhattan. Balas dendam karena sudah agak lama saya tidak menyantap masakan khas Indonesia.

Details


Dari Sepak Bola hingga “Aeneis”

“Saya senang dengan permainan Biglia, si orang Argentina. Sayangnya dia sudah pindah,” kata Alex seorang Laziale sekaligus supir taksi yang membawa saya dari bandara ke tempat penginapan di antara sejumlah percakapan kami. Yang dimaksudkan Alex adalah Lucas Biglia, mantan pemain klub sepakbola Lazio yang tahun ini pindah memperkuat AC Milan. “Kamu menonton Serie A?” tanyanya.

Details


Menyantap Ikan Haring dan Kibbeling

Di Jawa, di masa lalu, untuk ke pasar diperlukan jadwal. Artinya, tidak ada setiap hari. Pedagang tampaknya seperti rombongan sirkus, berkeliling dari satu wilayah ke wilayah lain. Masyarakat waktu itu menyebutnya hari pasar (-an), meskipun awalnya merupakan nama hari resmi pada almanak Jawa yang menggunakan putaran bulan (komariyah). Ada Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi. Sepekan (sepasar) terdiri dari 5 hari. Pantesan 1 tahun Jawa lebih pendek usianya daripada 1 tahun Masehi.

 

Details


Tentang Toko Buku Revolusioner: Sisi Lain Amerika Serikat

Menggambarkan ideologi resmi pemerintah atau sistem hukum yang berlaku dalam suatu negara tentu lebih mudah dibanding mendeskripsikan kenyataan yang hidup di masyarakatnya. Bahwa Amerika Serikat adalah negara demokrasi, bukan pendukung komunisme, dan menganut sistem Common Law, itu mudah dijelaskan. Tapi bagaimana dengan kondisi sosial, budaya,dan politik yang ada di masyarakatnya? Penjelasan singkat soal ini biasanya jatuh pada stereotype yang hanya “benar sebagian”.

Details


Fifty Shades of Grey: Mengintip Adegan Panas Anastasia Steele

Setelah gagal mendapatkan novel yang saya cari di beberapa toko buku, akhirnya langkah kaki terhenti di Barnes & Noble Bookstore yang ada di Broadway, New York. Saya penasaran dengan novel yang super laris dan menjadi film yang juga banyak dibicarakan orang ini: Fifty Shades of Grey.

Details


Eat, Drink and Music: Cafe Wha? dan Legenda Bob Dylan

How many roads must a man walk down
Before you call him a man?
How many seas must a white dove sail,
Before she sleeps in the sand?
Yes how many times must the cannon balls fly
Before they’re forever banned?
The answer my friend,
Is blowing in the wind,
The answer is blowing in the wind…

​(Blowing in the Wind, Bob Dylan)

Details


Buku Untuk Universiteitsbibliotheek Leiden

Hal yang menyenangkan bagi seorang penulis adalah, pertama, saat mendapatkan inspirasi dan bahan tulisan. Kedua, ketika gagasan itu menjadi sebuah karya dan diterbitkan (bisa melalui media massa atau terhimpun dalam buku). Ketiga, tentu saja, ketika dibaca banyak orang—saat itulah pesan yang ingin kita sampaikan diterima, dengan gembira atau duka. Keempat, bila muatan tulisan kita, baik itu fiksi maupun nonfiksi, bermanfaat dan syukur menjadi bagian dari pencerahan.

Details


Pengumuman Penerima Program Pendanaan Penerjemahan LitRI Komite Buku Nasional Gelombang I - 2017

Terima kasih kami sampaikan kepada para penerbit yang sudah mengajukan aplikasi untuk program pendanaan penerjemahan LitRI yang diselenggarakan oleh Komite Buku Nasional dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

 

Setelah melalui proses seleksi, termasuk kelengkapan berkas administrasi dan kesesuaian dengan persyaratan yang telah ditetapkan, kami umumkan untuk Gelombang I ini terdapat 10 buku yang dinyatakan lolos seleksi, yakni:

Details


Hasil Seleksi Residensi Penulis 2017

Program Residensi Penulis dilaksanakan oleh Komite Buku Nasional dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program Beasiswa Unggulan. Program ini bertujuan mendukung para penulis yang lolos seleksi untuk tinggal di luar negeri selama 1-3 bulan dalam rangka peningkatan kemampuan diri melalui pengembangan jejaring di luar negeri, baik dengan sesama penulis, maupun penerjemah dan penerbit asing; mengikuti berbagai program internasional (diskusi, seminar, pembacaan karya, festival, dst.) dan melakukan proses menulis di negara yang dianggap sesuai dengan keb

Details


Residensi Penulis Indonesia 2018

RESIDENSI PENULIS INDONESIA 2018

Komite Buku Nasional dan Program Beasiswa Unggulan - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka Program Residensi Penulis Indonesia.

Pada tahun 2018 ini, Program Residensi Penulis dibuka untuk residensi di dalam negeri dan di luar negeri.

TUJUAN

Tujuan dari program ini adalah memberi kesempatan kepada para penulis untuk:

Details


Pages