Articles


Articles

Kamar Yuyun: Catatan Perjalanan

Setelah delay 15 menit di Doha,  22 Oktober, pukul 14. 07 Qatar Airlines mendarat di bandara Charles De Gaule (CGD) Paris. Tak ada yang menjemput dan udara 9 derajat memasuki akhir musim gugur. Karena kopor saya besarnya setengah dari tubuh saya yang imut-imut, alangkah repotnya bila saya harus naik turun kereta Metro. Lewat pesan singkatnya Gani Ahmad Jaelani, mahasiswa Indonesia di Paris yang membantu saya mencarikan flat, memberi petunjuk nomor-nomor Metro yang harus saya naiki, di stasiun mana saya harus turun untuk ganti Metro. Ada 4 Metro.

Details


Señora S.

DI BERLIN, saya menyewa satu kamar di apartemen milik seorang perempuan beranak lima, sebut saja Señora S., dan beliau tidak bisa berbahasa Inggris sama sekali. Ini agak menyulitkan memang, tapi yang lebih lucu lagi, beliau pun tidak lancar-lancar amat berbahasa Jerman. “Bahasa Jerman beliau campur aduk dengan bahasa Spanyol dan logat Spanyolnya yang kental malah bikin tambah rumit,” kira-kira begitu terjemahan penjelasan kawan yang menjemput dan mengantarkan saya ke apartemen tersebut setelah beliau berjuang keras menyelesaikan percakapan dengan Señora S.

Details


Pengumuman Penerima Dana Bantuan Penerjemahan Komite Buku Nasional 2016

Terima kasih kami sampaikan kepada para penerbit yang sudah mengajukan usulan judul buku untuk program pendanaan terjemahan (TFP) Komite Buku Nasional 2016 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kami telah menerima usulan 69 judul buku untuk program ini yang diajukan oleh berbagai penerbit di Indonesia dan luar negeri.

Setelah melalui proses seleksi, termasuk terkait kelengkapan berkas administrasi dan kesesuaian dengan persyaratan yang telah ditetapkan, kami umumkan ada 2 buku yang lolos seleksi, yakni:

Details


Thrilla In Manila #2

 Dengan ditemani ‘Rama’ (Nama aslinya Raymund Marcaida), ‘tugas’ pertamaku adalah mengkaji orang Filipina lewat museum mereka.

Museum Nasional Filipina (Filipino: Pambansang Museo ng Pilipinas) adalah sebuah institusi pemerintah yang berfungsi sebagai institusi pendidikan , ilmiah dan kebudayaan.  Museum ini juga mengemban tugas merenovasi dan merawat  benda-benda serta hak milik intelektual yang mengandung unsur kebudayaan penting di seluruh Filipina.

Details


Thrilla In Manila #1

Awalnya sangat gamang – baru kali ini saya berangkat ke negeri orang tanpa ‘diantar’ oleh suatu institusi (biasanya diantar, dijemput, didampingi, diurus) – juga berpisah dari keluarga untuk waktu yang lama, sementara salah seorang anak saya sedang diobservasi dokter. Ke negeri yang pengetahuan saya nol besar!

Details


Graphic Diary Tita Larasati

Tita Larasati adalah fenomena graphic diary dari Indonesia yang sejak beberapa tahun lalu telah memikat masyarakat Eropa. Siang ini, di stand Indonesia di lapangan Agora dalam momen Frankfurt Book Fair, Jerman, Minggu (23/10) Tita tampil dalam diskusi bertema "Home from Abroad" dimoderatori oleh J.C. Deveney.

"Mulanya, tak ada yang mau menerbitkan karyaku karena mereka menganggap itu bukan komik. Mereka khawatir tak ada pembacanya," papar Tita yang memberikan nama anak-anaknya dengan serigrafi karya penulis dan budayawan, YB Mangunwijaya.

Details


Ary Nilandari dan Kisah Buku Anak

Ary Nilandari dalam diskusinya dimoderatori oleh Gudrun Fenna Ingratubun di Stand Indonesia di lapangan Agora di Frankfurt Book Fair, Minggu (23/10) mengangkat tema "Making Space for the Marginalized". Ary memaparkan tentang fenomena dunia perbukuan anak yang menggambarkan kebahagiaan dan indah bunga juga pelangi kehidupan saja, padahal ada juga sisi duka dan kemuramannya. "Sisi duka dan muram inilah yang perlu diangkat," katanya.

Details


KETIKA DUA PENYAIR BERDIALOG GENDER DI FRANKFURT

Udara terasa dingin di tengah lapangan Frankfurt Buchmesse di stand tenda Indonesia di Agora, dalam momen Frankfurt Book Fair, ketika M. Aan Mansyur dan Hanna Fransisca berbincang tentang topic Gender Dialogues, Jumat (21/10).

Pengunjung yang hadir cukup banyak, sesekali diselingi beberapa peserta FBF lainnya yang penasaran melihat tenda yang bertuliskan “Indonesia” dan “Island of Imagination”. Moderatornya adalah Susan Harris.

Details


Kampung di Dalam Karya Foto Stevano Romano

Membahas buku fotonya, yang bertajuk "Kampungku Indonesia", Stefano Romano berkisah tentang kehidupan sisi desa dan pinggiran sebagai bagian dari Indonesia."Ini sisi yang berbeda dari sulitnya hidup. Saya pernah melihat pintu terbuka dan ibu dengan anaknya tidur di lantai. Saya merasa tak enak karena tak etis tapi saya ambil foto itu. Ibu dan anak tidur di lantai," paparnya kepada para pengunjung di Hall 4 Stand Nasional, di arena Frankfurt Book Fair, Kamis (20/10).

Details


FBF Dibuka, Gendang dan Pesilat Beraksi di Tenda Agora

Awan mendung dan suhu dingin terasa dihangatkan oleh suara terompet dengan tabuhan gendang dan pukulan gong di tenda Agora, di halaman luas di tengah Buchmesse, Frankfurt Jerman, Rabu (19/10). Para pengunjung mulai masuk ke tenda ketika seorang pesilat memainkan jurusnya merespon alunan instrumen tradisi Indonesia.

Details


Pages