Promotion

Pameran Buku Internasional

Indonesia perlu hadir secara konsisten di pameran-pameran buku internasional. Pada 2015, Indonesia telah hadir di pameran buku internasional seperti Bologna Book Fair dan London Book Fair. Inisiatif ini harus dilanjutkan di pameran buku internasional yang direkomendasikan: Beijing Book Fair, Book and Media Fair Asia Global Content yang baru di Singapura atau Kuala Lumpur Trade and Copyright Centre, serta London Book Fair yang merupakan pasar hak cipta terbesar Rancangan Kerja Komite Buku Nasional 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI 11 kedua setelah Frankfurt Book Fair. Kehadiran di pameran buku perlu didukung oleh adanya agensi copyright untuk memfasilitasi penerbit dan pengarang Indonesia untuk menjual hak cipta terjemahan ke luar negeri.

Festival Sastra

Memberi dukungan bagi pengarang-pengarang Indonesia untuk hadir mempekenalkan karya mereka di dalam berbagai festival sastra dunia. 7. Program Sosialisasi dan Publikasi Mendukung seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan di atas dalam bentuk penyebaran informasi melalui media cetak, audio-visual, online, sosial media maupun iklan agar kemajuan perkembangan dan kemajuan karya literasi Indonesia dapat diketahui oleh publik yang seluasluasnya dan memberi dampak positif bagi Indonesia. Melakukan publikasi dan diseminasi informasi mengenai kepesertaan Indonesia dalam Pekan Raya Buku Internasional, meliput penyelenggaraan, memberikan pelayanan kepada media, membentuk media center, memfasilitasi konferensi pers, membuat laman di internet.