Pengarang

Authors

Ben Sohib

Ben Sohib mulai dikenal di publik sastra Indonesia sejak meluncurkan dwilogi novelnya The Da Peci Code (2006) dan Rosid & Delia (2008). Kedua novel satire tentang kehidupan multi etnis dan agama di Jakarta itu kemudian diadaptasi ke layar lebar dengan judul  3 Hati 2 Dunia 1 Cinta. Film itu memperoleh banyak penghargaan pada Festival Fil Indonesia (FFI) 2010, termasuk film terbaik.

Details


Dea Anugrah

Dea Anugrah menulis dalam bahasa Indonesia. Buku kumpulan puisinya, Misa Arwah (Indie Book Corner, 2015), terpilih sebagai finalis (daftar panjang) Kusala Sastra Khatulistiwa 2016. Buku kumpulan cerita pendeknya, Bakat Menggonggong (Buku Mojok, 2016) adalah salah satu buku Indonesia terbaik 2016 versi majalah Rolling Stone Indonesia. Laporan jurnalistik dan esainya terbit secara rutin di Tirto.id.

Details


Debby Lukito Goeyardi

Debby Lukito Goeyardi adalah seorang penulis buku anak dan remaja yang telah menerbitkan beberapa buku. Salah satu buku cerita bergambar untuk anak yang ditulisnya berjudul “Waktunya Cepuk Terbang” memenangkan Samsung KidsTime Author Award di Singapura pada tahun 2016 dan dipamerkan di Bologna Children’s Book Fair 2017.

Details


Dewi Kharisma Michellia

Dewi Kharisma Michellia lahir di Denpasar, Bali, 1991. Pernah menjadi reporter dan redaktur berita di pers mahasiswa BPPM Balairung (2010-2013), editor in-house untuk lembaga riset dan penerbitan PolGov (2013-2015), redaktur sastra Jakartabeat.net (2013-2015), dan editor fiksi/nonfiksi untuk Penerbit OAK (2015-2016). Elegi adalah kumpulan cerpen pertamanya.

Details


Kemala Atmojo

Memulai karir jurnalistiknya di Majalah Zaman (1983), SwasembadaMatra, dan  Gatra. Ia sempat menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Humor, Matra, Gamma, Nirvana, Cerita Kita, Business Week, dan Moviegoers. Di dunia film, ia pernah menjabat sebagai Direktur PT Sinema Sejati yang memproduksi film layar lebar Sri (1997). Lalu serial sinetron Arjuna Mencari Cinta (1998), serta FTV  Penari dan  Dalam Bayangan Ibu (1998).

Details


Koko Hendri Lubis

Koko Hendri Lubis, lahir pada 1977 di Medan. Seorang peneliti budaya pop dan tradisi lisan di Sumatera Utara. Ia telah menulis banyak artikel di pelbagai buletin, surat kabar dan majalah. Beberapa bukunya yang telah diterbitkan antara lain ; Bayo Jambu : Cerita Rakyat dari Mandailing  (2014), Si Muntu, Orang Buruk : Sastra Tutur dari Mandailing (2014), Kumpulan Buras Mandailing (2015), Hikayat Si Pogos (2015) dan Pernikahan Tradisional di Mandailing (2016).

Details


M Aan Mansyur

M Aan Mansyur lahir di Bone, Sulawesi Selatan. Dia bekerja sebagai pustakawan di Katakerja dan kurator Makassar International Writers Festival. Buku-bukunya yang sudah terbit antara lain: kumpulan cerpen Kukila (2012) dan sejumlah kumpulan sajak Aku Hendak Pindah Rumah (2008), Tokoh-tokoh yang Melawan Kita dalam Satu Cerita (2012), Melihat Api Bekerja (2015), Tidak Ada New York Hari Ini – There Is No New York Today (2016), Cinta yang Marah (2017), dan Perjalanan Lain Menuju Bulan (2017).

Details


Mario F. Lawi

Mario F. Lawi dilahirkan di Kupang, Timor, Nusa Tenggara Timur. Pada 19 Februari 2011 ikut dalam inisiasi komunitas sastra Dusun Flobamora, yang sampai sekarang rutin menyelenggarakan diskusi mingguan dan buletin sastra. Buku-buku puisinya adalah Memoria (2013), Ekaristi (2014), Lelaki Bukan Malaikat (2015) dan Mendengarkan Coldplay (2016). Memoria diganjar penghargaan sebagai salah satu buku Puisi Rekomendasi Majalah Tempo 2013. Ekaristi dipilih oleh Majalah Tempo sebagai buku Puisi Terbaik 2014.

Details


Naomi Srikandi

Naomi Srikandi, penulis dan sutradara teater, bermukim di Yogyakarta, menggunakan estetika sebagai kerangka kerja menyelidiki bagaimana imaji, suara, bahasa dalam keseharian bertimbal-balik dengan politik. Alumni Fisipol UGM ini pernah residensi di sekolah DasArts Master of Theater, Amsterdam dan Hooyong Performing Arts Centre, Wonju. Tahun 1994-2016, ia resident artist dan sempat menjadi associate artistic director Teater Garasi, peraih Prince Claus Award 2013. Naomi tampil di festival international seperti Insomnia 48, Singapura hingga In Transit, Berlin.

Details


Ni Made Purnama Sari

Ni Made Purnama Sari lahir di Bali, 22 Maret 1989, menulis puisi, prosa, dan esai. Buku puisi pertamanya, Bali – Borneo, meraih Buku Puisi Pilihan Anugerah Hari Puisi Indonesia 2014 dari Yayasan Sagang dan Indopos. Naskah manuskripnya meraih Juara II Sayembara Manuskrip Buku Puisi DKJ 2015, terbit dengan judul Kawitan (Gramedia Pustaka Utama, 2016). Buku terbarunya, sebuah novel berjudul ‘Kalamata’, diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia pada Oktober 2016.

Details


Pages