Artikel

Yang Terasah dari Sharjah /web/id/articles/yang-terasah-dari-sharjah

Oleh: Yani Kurniawan

 

Di Sharjah International Book Fair (SIBF) 2019, Indonesia kembali berpartisipasi di Publishers Conference. Salah satu program paling penting di SIBF ini mencapai edisi ke-9. Tempat di mana para profesional penerbitan dari seluruh dunia hadir, saling jual beli hak terjemahan, bertukar ide lewat rangkaian seminar yang menghadirkan pembicara-pembicara yang mumpuni di dunia penerbitan.

Mengukuhkan Posisi Indonesia di Frankfurt Book Fair 2019 /web/id/articles/mengukuhkan-posisi-indonesia-di-frankfurt-book-fair-2019

Oleh: Dewi Ria Utari

Perihal Litbeat dan Ekosistem Perbukuan Mutakhir /web/id/articles/perihal-litbeat-dan-ekosistem-perbukuan-mutakhir

Oleh: Fariq Alfaruqi

Musik dan Tema-Tema Sosial Budaya Ditampilkan Delegasi Indonesia di Frankfurt Book Fair 2019 /web/id/articles/musik-dan-tema-tema-sosial-budaya-ditampilkan-delegasi-indonesia-di-frankfurt-book-fair

Salah satu acara khusus yang ditampilkan Komite Buku Nasional dalam Frankfurt Book Fair tahun ini adalah penampilan musikalisasi puisi dari Oppie Andaresta. Bersama dua musisi, Windy Setiadi (akordeon) dan Mochamad Yudha Wijaya (gitar), Oppie tampil di Open Stage Agora di komplek Messe Frankfurt tempat FBF 2019 berlangsung. Menampilkan lima lagu, Oppie tampil pada hari keempat FBF, 19 Oktober 2019. Kelima lagu tersebut merupakan bagian dari album musiknya, Baju Bulan, yang diproduksi Oppie pada 2018, dari karya puisi-puisi Joko Pinurbo.

Katalog "From Book to Screen" 30 karya terpilih untuk Akatara IP-Market /web/id/articles/katalog-book-screen-30-karya-terpilih-untuk-akatara-ip-market

Untuk memperkenalkan buku-buku yang dianggap layak untuk difilmkan, Komite Buku Nasional, Asosiasi Produser Indonesia dan Badan Perfilman Indonesia telah mengundang penulis dan penerbit untuk mengikuti seleksi. Sebanyak 147 proposal telah masuk dan mengikuti seleksi 2 tahap. Tahap pertama terpilih 30 karya yang telah dipamerkan di festival literasi Litbeat pada 2 & 3 September 2019 di Perpustakaan Nasional. Dalam seleksi tahap dua telah terpilih 10 karya yang akan mengikuti AKATARA IP Market: Pitching Forum “From Book to Screen”.

Menuai Kisah dari Residensi Penulis Indonesia /web/id/articles/menuai-kisah-dari-residensi-penulis-indonesia

Menuai Kisah dari Residensi Penulis Indonesia

 

Oleh: Ria Utari

 

ARSWENDO ATMOWILOTO MATA KAMPUNG YANG MENAKLUKKAN JAKARTA /web/id/articles/arswendo-atmowiloto-mata-kampung-yang-menaklukkan-jakarta

ARSWENDO ATMOWILOTO

MATA KAMPUNG YANG MENAKLUKKAN JAKARTA

 

Oleh: Hikmat Darmawan

 

Arswendo adalah banyak hal. Sebagai individu, ia adalah raksasa literasi Indonesia, juga raksasa media. Tapi, ia juga seorang yang konsisten mempertahankan sudut pandang kampungnya. 

Menyusun Jalan Setapak Bagi Perbukuan Indonesia /web/id/articles/menyusun-jalan-setapak-bagi-perbukuan-indonesia

Menyusun Jalan Setapak Bagi Perbukuan Indonesia

 

    Pertengahan tahun ini, Komite Buku Nasional menyiapkan sejumlah program dan kegiatan yang ditujukan bagi pengembangan perbukuan Indonesia dari segala sisi, baik itu dari sisi para penulis, penerbit, penerjemahan, hingga pengembangan produk. Rapat maraton setiap minggu dilakukan setiap divisi di dalam KBN untuk menyiapkan program yang bertujuan membantu meningkatkan kualitas maupun memperpanjang usia perjalanan para pelaku perbukuan Indonesia.

Pengumuman Tahap I AKATARA From Book to Screen /web/id/articles/pengumuman-tahap-i-akatara-book-screen

Pengumuman

Hasil Seleksi Tahap I

Calon Peserta Pitching Forum AKATARA IP Market

“From Book to Screen”

 

Setelah menyeleksi 137 proposal pendaftaran yang masuk, Tim Seleksi yang terdiri dari perwakilan Komite Buku Nasional, Asosiasi Produser Film Indonesia dan Badan Perfilman Nasional memilih 30 judul buku dari 30 penulis yang akan mengikuti Seleksi Tahap akhir pada 2 dan 3 September 2019 di acara The Market LitBeat di Perpusnas.

Seleksi Tahap II akan memilih 10 judul karya yang akan mengikuti Pitching Forum.

 

Hasil Seleksi Residensi Penulis 2019 /web/id/articles/hasil-seleksi-residensi-penulis-2019

Program Residensi Penulis dilaksanakan oleh Komite Buku Nasional dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan sumber dana dari Beasiswa Unggulan. Dengan program ini, seorang penulis yang lolos seleksi akan mendapat dukungan dana untuk melakukan residensi selama 1-3 bulan.

Tujuan diadakannya program ini adalah mendukung para penulis dalam meningkatkan kemampuan diri dengan cara membangun jejaring di tempat yang dituju, dan melakukan proses menulis di tempat yang dianggap sesuai dengan kebutuhan riset untuk karya yang sedang ditulis.

 

Pages