Artikel

Kaum Bergajul Sedunia, Bersatulah! Parroquia de San Juan Bautista /web/id/articles/kaum-bergajul-sedunia-bersatulah

Soy Indio,” katanya.

            “Maya o Aztec?” tanya saya.

            “Aztec. Los Mayas son putos!

            Dia mengeluarkan botol beling gepeng dari ranselnya dan minum dengan tegukan besar. Itu minuman keras, jelas, tetapi baunya seperti oli samping merek Castrol.

            “Terus terang saja, menurutmu lebih hebat Aztec atau Maya?” tanyanya.

MELBOURNE DAN KISAH CINTA YANG TIBA-TIBA Arnold dan Dora Zable /web/id/articles/melbourne-dan-kisah-cinta-yang-tiba-tiba

Selalu ada hal-hal tak terencana yang mengisi sebuah perjalanan. Ini adalah kisah yang terlalu pribadi, namun sangat mempengaruhi perjalanan residensi. Bisa dikatakan, sepenuhnya.

 

MELBOURNE DAN RUANG KELAS /web/id/articles/melbourne-dan-ruang-kelas

No fees required for schooling! Uniform is required, uniform! Whichever shool you like to go, get the uniform of that school, go sit in the class. Who’ll come to know when there is a huge population? If you get caught, then uniform change, school change!”

Ranchordas Shamaldas Chanchad, film 3 Idiots.

 

Pengumuman Residensi Penulis Indonesia 2018 /web/id/articles/pengumuman-residensi-penulis-indonesia-2018

PENGUMUMAN

Komite Buku Nasional dan Beasiswa Unggulan- Kemendikbud telah selesai melakukan seleksi untuk Residensi Penulis Indonesia 2018. Berikut adalah nama-nama yang terpilih.   

LATIN QUARTER: JEJAK INTELEKTUAL PARIS Place du Pantheon /web/id/articles/latin-quarter-jejak-intelektual-paris

Paris telah menjadi magnet kuat para pelancong sedari abad ke-17. Germain Brice, seorang cicérone—pemandu museum atau galeri untuk kepentingan arkeologi, sejarah, atau asitektur, sebuah istilah lama yang berasal dari Marcus Tullius Cicero, sebagai model pembelajar dan kefasihan—menulis buku panduan Paris, Nouvelle description de la ville de Paris. Di dalam bukunya—yang merupakan buku panduan kota terlaris sampai 1750-an—Brice menulis “kota terbaik dan terindah di dunia. Semua daya tarik dunia ada di sini....

Pangeran Muhammad bin Talal dan Sejarah-sejarah Kecil di Stasiun Leiden Station Leiden Centraal /web/id/articles/pangeran-muhammad-bin-talal-dan-sejarah-sejarah-kecil-di-stasiun-leiden

Di depan stasiun Leiden saya bertemu Pangeran Muhammad bin Talal untuk pertama kalinya pada satu sore di tengah musim gugur dan kelak berpisah di tempat yang sama pada sore yang lain di awal musim berikutnya. Saat itu saya  baru tiba di Leiden setelah menempuh penerbangan selama 14 jam dari Jakarta ke Amsterdam ditambah 15 menit perjalanan kereta api dari bandara Schiphol, sementara Pangeran Muhammad sudah duduk di singgasananya di selasar stasiun Leiden sejak bertahun-tahun yang lalu.

KONSTANTIN BIEBL: DILEMA SEORANG PENYAIR Gereja Santo Jakobus yang Agung di Slavetin /web/id/articles/konstantin-biebl-dilema-seorang-penyair

KONSTANTIN BIEBL: DILEMA SEORANG PENYAIR

Zen Hae                                                 

“Di sini ini Biebl kadang-kadang datang dan membacakan sajak-sajak pendeknya untuk bercanda,” kata seorang tua dari seberang meja kami.

Sebuah Laporan Sederhana untuk Dora Inilah Dora Diamant, kekasih Kafka. Ia tinggal di Berlin bersama Kafka 1923-1924. /web/id/articles/sebuah-laporan-sederhana-untuk-dora

Dora di mana pun berada...

Baiklah, sedikit kuceritakan kepadamu: namaku Triyanto Triwikromo, pria yang tentu tidak pernah kaukenal dalam kehidupanmu. Aku hanyalah lelaki Jawa yang sedang menulis novel bertajuk Metamorkafka, kisah tentang Kafka yang setelah bangun tidur merasa telah menjadi sapi. Sapi itu juga merasa mendapatkan teman, seekor kecoa bernama Gregor Samsa yang berada di telinganya.

“Satu orang tak bisa menjelaskan Kafka,” kau pernah berkata.

PAGI BERSAMA NORWICH LOWER SCHOOL /web/id/articles/pagi-bersama-norwich-lower-school

Norwich memang membawa kesan mendalam bagi saya. Satu hal yang membuat saya terharu saat berada di ‘Kota Literasi’ ini adalah kunjungan saya ke Norwich Lower School di hari ke-5 masa residensi saya. Sebenarnya tidak mudah untuk berkunjung ke sekolah-sekolah di Inggris tanpa persetujuan sejak awal semester. Namun, berkat bantuan British Council dan Sophie Scott-Brown dari Writer’s Centre Norwich, saya pun berhasil mendapatkan ijin untuk berinteraksi dengan murid-murid di sana.

 

BAHAGIA DI ATAS KUBURAN New Jewish Cemetery di Praha /web/id/articles/bahagia-di-atas-kuburan

BAHAGIA DI ATAS KUBURAN

 

Sudah lama saya terpesona pada batu-batu—termasuk batu akik. Sebagaimana fosil, batu adalah masa silam sekaligus masa depan manusia. Ketika orang-orang Mesir Kuna memanfaatkan papirus, cikal bakal kertas modern, untuk menulis, orang-orang di bagian lain dunia ini—tak terkecuali di Nusantara—menuliskan sesuatu di atas permukaan batu, pun pada tulang, lempeng logam, kulit kambing, kayu dan daun lontar.

Pages