A.S. Laksana

A.S. Laksana, lahir di Semarang, 25 Desember 1968, menekuni pekerjaan beberapa tahun sebagai wartawan setelah menempuh pendidikan di jurusan Komunikasi, Universitas Gadjah Mada. Ia pernah menjadi reporter Jawa Pos, Tabloid DeTIK, Tabloid DeTAK, dan Investigasi.

Buku pertamanya, “Podium DeTIK”, adalah kumpulan kolom yang ia tulis tiap minggu untuk Tabloid DeTIK, sejak edisi pertama sampai tabloid tersebut dibredel pada 1994. Buku-buku fiksinya adalah “Bidadari yang Mengembara” (2004), “Murjangkung, Cinta yang Dungu dan Hantu-Hantu” (2013), dan “Si Janggut Mengencingi Herucakra” (2015)—ketiganya kumpulan cerita pendek. Buku terakhir memberinya penghargaan sastra, bidang kumpulan cerita pendek, dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa 2016.

Ia menulis dua cerita panjang, “Medan Perang” dan “Ular di Tapak Tangan”, masing-masing pernah dimuat bersambung di Koran Tempo (Jakarta) dan Suara Merdeka (Semarang), tetapi tidak pernah diterbitkan sebagai buku hingga sekarang. Sejak 2009, ia mengisi kolom mingguan “Ruang Putih” untuk Surat Kabar Harian Jawa Pos.