Naomi Srikandi

Naomi Srikandi, penulis dan sutradara teater, bermukim di Yogyakarta, menggunakan estetika sebagai kerangka kerja menyelidiki bagaimana imaji, suara, bahasa dalam keseharian bertimbal-balik dengan politik. Alumni Fisipol UGM ini pernah residensi di sekolah DasArts Master of Theater, Amsterdam dan Hooyong Performing Arts Centre, Wonju. Tahun 1994-2016, ia resident artist dan sempat menjadi associate artistic director Teater Garasi, peraih Prince Claus Award 2013. Naomi tampil di festival international seperti Insomnia 48, Singapura hingga In Transit, Berlin. Ia juga associate director Rimini Protokoll untuk karya “100% Yogyakarta”. Ia meraih EWA Kelola untuk karya “Medea Media” dan “Goyang Penasaran”. “Medea Media” tampil di Women Playwrights International Conference, Stockholm, tahun ini bukunya akan terbit dalam dwibahasa Inggris-Indonesia. “Goyang Penasaran” tampil di Festival Salihara, buku naskah drama dan catatan prosesnya telah diterbitkan Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta (2012). Dramanya yang lain, “Perbuatan Serong” diterbitkan Omah Sore dan Forum Penulis Naskah Lakon, Yogyakarta (2011). Saat ini ia tengah mengerjakan fiksi tentang petani-petani  perempuan yang tinggal di kaki Pegunungan Kendeng, Jawa.