Ni Made Purnama Sari

Ni Made Purnama Sari lahir di Bali, 22 Maret 1989, menulis puisi, prosa, dan esai. Buku puisi pertamanya, Bali – Borneo, meraih Buku Puisi Pilihan Anugerah Hari Puisi Indonesia 2014 dari Yayasan Sagang dan Indopos. Naskah manuskripnya meraih Juara II Sayembara Manuskrip Buku Puisi DKJ 2015, terbit dengan judul Kawitan (Gramedia Pustaka Utama, 2016). Buku terbarunya, sebuah novel berjudul ‘Kalamata’, diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia pada Oktober 2016.

Dia menamatkan studi antropologi di Universitas Udayana dan Magister Manajemen Pembangunan Sosial di FISIP Universitas Indonesia.

Diundang ke berbagai festival sastra, di antaranya: Temu Sastra Mitra Praja Utama (Lampung, 2010), Ubud Writers and Readers Festival (Bali, 2010 dan 2016), Temu Sastrawan Indonesia IV (Ternate, 2011), Padang Literary Biennale (Padang, 2014), Emerging Writers Festival (Melbourne, 2015), Salihara International Literary Biennale (Jakarta, 2015), Borobudur Writers Festival (Magelang, 2016), dan Pasar Malam Literary Festival atas dukungan dari IFI Jakarta serta Association Franco-Indonesie (Paris, 2016). Pernah mengikuti Majelis Sastra Asia Tenggara atau MASTERA bidang penulisan esai pada 2009.

Karyanya terdapat dalam Antologi Puisi Indonesia Terbaik Anugerah Sastra Pena Kencana (2007 dan 2008), Temu Sastrawan Indonesia (2010 dan 2011), Antologi ‘Couleur Femme’: Kumpulan Puisi Indonesia-Perancis (kerjasama Alliance Française Denpasar beserta Forum Jakarta Paris, 2010), dll.

Selain mendirikan Komunitas Sahaja di Bali, dia sempat bergiat di Bentara Budaya, TEMPO Institute, kurator fiksi-budaya di Indonesiana TEMPO, kontributor, hingga asisten editor buku-buku memoar dan terjemahan.